17
May

Ilmu

FKRD_taujih ilmu 3 small

Ilmu itu landasan untuk bergerak,
tanpanya kesesatan akan menghampiri kita,
tanpanya kita akan terjerumus dalam bayang, samar,
dalam gelap lorong bahkan terjerembab dalam jurang yang nyata (kejahiliyahan).

Ilmu itu landasan.
ilmu itu segalanya, namun, akan sia-sia jika kita memendamnya,
jika tak mengkajinya lebih lanjut,
jika kita tak membaginya pada sesama.

Ilmu, layaknya makanan-minuman yang harus kita suguhkan pada sesama pula. Mereka (orang-orang di sekeliling kita) punya hak ataus ilmu kita; Keshalehan Sosial.
ya, ke-shaleh-an sosial, tak baik jika hanya meningkatkan ke-shaleh-an pribadi; syurga akan menjauh dari retina.

So, mari terus menggali ilmu, beramal atas ilmu
dan menebarkannya!

Hamasah!

(Life is a journey, a road from Allah, to Allah)

21
Apr

Komunikasi Antar Budaya

Memahami Komunikasi Antarbudaya

a. Komunikasi antarbudaya terjadi saat faktor keanggotaan suatu kelompok budaya (mis. Norma dan tata aturan kebudayaan) memengaruhi proses komunikasi, baik disadari atau tidak.
b. Alasan mempelajari komunikasi antarbudaya:
i. Mobilitas demografis warga dunia saat ini semakin meningkat karena dukungan sarana dan prasarana transportasi dan perhubungan, serta telekomunikasi.
ii. Mobilitas penduduk Indonesia di dalam negeri semakin besar dengan adanya sarana prasarana transportasi yang semakin baik
Kedua kondisi tersebut mengisyaratkan semakin besar pertemuan berbagai macam budaya yang berbeda, karenanya perlu dipelajari komunikasinya.
c. Budaya merupakan sistem pengetahuan yang membentuk tata aturan sebagaimana seseorang dari budaya tertentu memandang realitas, termasuk realitas berkomunikasi –> produk: bahasa
Komunikasi antarbudaya yang menekankan keunikan dari setiap budaya, namun menonjolkan pula kesamaan yang terdapat pada budaya-budaya.

24404_1117303190247_1757027919_227582_381914_n

16
Apr

Tujuh bias riset studi komunikasi

Tujuh bias riset studi komunikasi (Kincaid, 1981)
– Lebih memandang komunikasi sebagai linier
– Bias lebih pada sumber dan berbasis pada ketergantungan
– Kecenderungan lebih fokus pada objek kounikasi sebagai sederhana
– Kecenderungan lebih fokus pada pesannya saja
– Kecenderungan mempertimbangkan fungsi utama komunikasi adalah persuasi
– Kecenderungan berkonsentrasi pada efek psikologis komunikasi terhadap individu
– Keyakinan yang lebih pada mekanisme sebab-akibat yang searah

15
Apr

Manajemen

Manajemen Rantai Nilai
Nilai adalah karakteristik kinerja, fasilitas, dan atribut, dan segala aspek lain dari barang dan jasa dimana konsumen bersedia untuk memberikan sumber dayanya.

Rantai nilai adalah keseluruhan rangkaian kegiatan kerja organisasi yang menambah nilai ke tiap langkah yang berawal dari pemrosesan bahan mentah dan berakhir dengan produk jadi di tangan pengguna akhir.

Manajemen rantai nilai adalah proses mengelola keseluruhan urutan kegiatan dan informasi yang terpadu tentang arus produk sepanjang seluruh rantai nilai.


Persyaratan Manajemen Rantai Nilai

Model bisnis adalah perancangan strategis mengenai cara perusahaan bermaksud memperoleh laba dari berbagai strategi, proses dan kegiatannya.

persyaratan manajemen rantai nilai yang sukses:
1. Koordinasi dan kerjasama
2. Investasi teknologi
3. Proses Organisasi
4. adalah cara penyelesaian pekerjaan organisasi.
5. Kepemimpinan
6. Karyawan/sumber daya manusia
7. Budaya dan sikap organisasi
8. Penghalang Manajemen Rantai Nilai
9. Penghalang organisasi
10. Sikap budaya
11. Hak cipta intelektual adalah informasi kepemilikan hak cipta perusahaan yang penting bagi efisiensi dan efektivitas jalannya perusahaan dan unggulnya daya saing.
12. Kemampuan yang diperlukan
13. Orang (kepribadian)

doraemon 12

ganbatte

ganbatte_kudasai_by_hanekyu

15
Apr

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IPB Edisi Ke-3

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah IPB Edisi Ke-3

Banyak perubahan yang dimuat dalam Pedoman Penulisan Karya Ilmiah atau yang sering disebut PPKI. Perubahan tak hanya terjadi pada sistimatikanya, substansinya pun ikut berubah.
Perubahan itu dilandasi agar mahasiswa dapat menuangkan gagasan atau temuan ilmiahnya dalam dokumen yang ringkas tanpa mengorbankan mutu substansi.

Berikut adalah nama-nama yang terlibat dalam penyusunan PPKI Edisi ke-3 :
Ir Agustin W Gunawan, MS; Ir Djoko Prijono, MAgrSc; Prof Dr Ir Dewi Apri Astuti; Dr Ir Didik Suhardjito, MS; Dr Ir Ekawati Sri Wahyuni; Dra Laksmi Arianti; Prof Dr Ir Mulia Purba; Dr Ir Parulian Hutagaol; Prof Dr Ir Tineke Mandang; Dr Drh Upik Kesumawati Hadi; Dr Ir Sri Nurdiati, MSc; Ahmad Ridha, SKom, MS; dan Auzi Asfarian, S.Kom yang dikoordinasi oleh Prof Dr Ir Suminar S Achmadi.
Tidak lupa ucapan terima kasih kepada Ir Retnaningsih, MSi atas bantuan yang disediakan selama penyusunan naskah, dan kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan atas arahan yang diberikan.

IPB logo

26
Jul

Amfibi Prahispanik

Amfibi Prahispanik merupakan hewan sejenis amfibi yang dikawasan Meksiko dikenal sebagai “ajolote” (Ambystoma mexicanum). Hewan penghuni Danau Xochilmico sejak jaman prahispanik ini sering dijumpai di sekitar kawasan penduduk dan tak jarang pula ada orang yang mencoba untuk menangkapnya. Amfibi ini juga dikenal sebagai “monster air” atau “anjing air” dan menjadi makanan favorit selama Kekaisaran Aztec.





Pages

Archives

c a l e n d a r

October 2017
S M T W T F S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Badge Farm

  • Firefox 2
  • CSSEdit 2
  • Textmate
  • Powered by Redoable 1.0